oleh

Curug Seribu, Bernuansa Mistis Tetapi Eksotis

-Wisata-1.567 views

Bogor, swaradesa.com – Wisata alam Curug Seribu terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor. Curug seribu konon terkenal dengan suasana mistis nya, namun begitu keindahan alam yang di hadirkan sangat lah indah memanjakan mata sehingga selalu jadi tujuan para wisatawan untuk datang.

curug seribu (foto: google images)

Nuansa mistis tapi eksotis menggerakan kami untuk mengunjungi Curug Seribu. Hanya dengan membayar uang masuk Rp 15.000 di pintu masuk utama objek wisata Gunung Bunder, kami pun bisa melanjutkan perjalanan ke Curug Seribu.

Sebenarnya di kawasan Gunung Salak Endah terdapat wisata-wisata curug lainnya, namun tidak tahu mengapa tempat yang paling menarik dan menantang bagi masyarakat setempat dan wisatawan dari luar daerah tertuju pada Curug Seribu.

Lokasi Curug Seribu juga tidak terlalu sulit untuk dijangkau dari pusat Kota Bogor. Hampir sebagian masyarakat setempat yang tinggal di sekitar sana mengetahui lokasi curug ini.

Perlu Anda ketahui pula, Anda harus berjalan kaki sekitar 2 hingga 3 km dari pintu masuk utama objek wisata Gunung Salak Endah atau Gunung Bunder. Hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp15.000 di pintu masuk utama objek wisata Gunung Bunder, Anda pun sudah bisa menikmati keindahan di Curug Seribu.

curug seribu (foto: google images)

Masyarakat setempat mempercayai bahwa kawasan Curug Seribu menyimpan sangat kisah mistis. Dari pintu gerbang masuk ke Curug Seribu, Anda sudah bisa merasakan suasana mistis yang di balut dengan bebatuan dan pepohonan rindang yang semakin membuat kawasan ini tampak angker.

Batasan berkunjung curug hanya sampai pukul 16.00 wib sore. Tidak dianjurkan untuk para pengunjung berada di sana lebih dari pukul 16.00 wib. Bahkan warga sekitar pun tidak ada yang berani.

“Sering terjadi kesurupan juga Mas di sini, sering kali yang kesurupan itu titip pesan ke saya agar menjaga tempat ini dan memperingati pengunjung agar tidak ke area yang dilarang. Ketika kita bertamu kita harus menghormati yang punya tempat, jangan masuk kalau tidak diizinkan, kalau tidak nanti yang punya tempat bisa marah,” ucap bapak penjaga warung saat di wawancarai.

 

Baca Juga  Rumah Tempe Indonesia di Bogor, Wisata Edukasi Tempe Pertama di Dunia

Pewarta : Ina Setiawan

Editor : Dipa

Author: Dipa

Komentar